Seri Ngopi Bareng: Developing Inclusive Business

Timotheus memaparkan konsep filantropi

Sejak bulan Maret 2017, IKA-PPM Bidang Edukasi menyelenggarakan acara dengan serial bertajuk “Ngopi Bareng”. Disebut demikian agar kesannya santai, meski konten acaranya bernas, akan memberi banyak manfaat bagi para pesertanya.

Ngopi bareng ketiga diadakan hari Senin, 19 Juni 2017 siang sampai sore, memilih topik “Developing Inclusive Business”, menghadirkan 2 pembicara yaitu Timotheus Lesmana W (WM18A), alumni PPM yang sekarang menjabat Chairman of Executive Board Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Fajar Hutomo, Deputi Akses PeRmodalan Badan Ekonomi Kreatif RI (BEKRAF). Acara yang mengambil tempat di Ruang Gathering Gedung B Lt. 8, Kampus STM-PPM, Jl. Menteng Raya No. 9-19, Jakarta Pusat, itu dimoderatori oleh Ade Swargo Mulyo (WM27).

Kedermawanan untuk kemandirian

Dalam paparannya yang diberi judul “ Developing Inclusive Business – from giving to impact investing”, Pak Timo menyampaikan bahan yang lumayan banyak. Di antara isinya adalah mengenai basis filantropi yang memberikan dukungan kepada sesama dengan sukarela, namun dapat memajukan kepentingan umum dan berkelanjutan.

Meski sukarela, potensi bantuan ini bisa mencapai jumlah trilyunan rupiah. Budaya gotong-royong masyarakat Indonesia dibangkitkan kembali oleh gerakan filantropi ini dan hasilnya untuk kemaslahatan orang dalam jumlah yang lebih banyak.

Di Indonesia saat ini sudah berdiri Perhimpunan Filantropi Indonesia sejak 29 Januari 2007 dan resmi sebagai badan hukum Perkumpulan sejak 25 September 2007. Pendirinya 27 individu pegiat filantropi dan 17 lembaga filantropi. Bidang cakupannya meliputi Riset dan Pendidikan , Advokasi dan Fasilitasi, dan Database dan Kemitraan untuk “Memupuk kedermawanan menuai kemandirian”.

Dampak positif dan yang sudah terjadi adalah terundangnya para mitra dan investor untuk turut berpartisipasi menyukseskan program-program yang digagas para filantnropis ini. Dan diakhir paparannya, Pak Timo menyampaikan usulan langkah lanjut di antaranya pembentukan PPM Impact Investment Forum dan PPM Angel Investor Network. Tentu disertai usulan langkah-langkah implementasinya seperti diskusi pendalaman dan persiapan, mengembangkan model kemitraan, dll.

Ekonomi kreatif

Paparan Tommy ekonomi kreatif

Pembicara kedua, Pak Tommy dari BEKRAF, berangkat dari kondisi kesenjangan ekonomi, jurang (gap) antara kebutuhan dana dan agunan yang dimiliki, serta tidak seimbangnya dana di bank (5.000 T) dan di venture capital (10 T). Melihat kondisi seperti itu, perlu digalakkan ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economy) dengan menciptakan nilai tambah dari kreativitas dan inovasi.

Terinspirasi oleh Silicon Valley di Amerika yang sangat terkenal, di mana komunitas generasi penuh ide bertemu dengan komunitas investor yang bersedia mempertaruhkan dananya untuk sesuatu yang belum tampak. Perusahaan-perusahaan yang baru tumbuh dibantu penbiayaannya, hingga berkembang pesat, meski pasti ada juga perusahaan yang tumbang di tengah jalan.

Salah satu yang dilakukan BEKRAF adalah mengembangkan kreasi dan inovasi melalui Kolaborasi Nusantara. Sudah diujicobakan di Sawahlunto, Lampung, Brebes, Rembang, dan Ngada. Anyaman dan tenunan desa Silungkang yang tidak termakan zaman, bertahan dan berkembang mengikuti zaman, itu antara lain dari Sawahlunto, Sumatera Barat. Semua karya lokal yang sudah ada diberi sentuhan disain grafis moderen sehingga menjadi sangat menarik.

Peserta dan tindak lanjut

Paparan dan diskusi yang hidup saat ngopi bareng tersebut diikuti oleh 54 peserta dari kalangan Alumni PPM. Sebetulnya 76 orang yang konfirmasi hadir, namun karena berbagai sebab hanya sekitar 71% yang dapat hadir. Jumlah ini tidak kalah banyak dengan jumlah yang hadir pada dua seri Ngopi Bareng sebelumnya di bulan Maret dan April 2017. Peserta sangat antusias dengan topik ini dan saat berita ini diturunkan, sudah dibuat grup wa untuk menindaklanjuti dengan aksi konkrit seperti persiapan pendirian koperasi dan PPM Angel Investor.

IKA-PPM akan terus melanjutkan seri Ngopi Bareng ini dan rencananya hari Selasa, 25 Juli 2017 kembali diadakan dengan topik meningkatkan profit dan arus kas. Rencana lokasinya di gedung dan ruang yang sama. (albert/kirman/wp)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: