Kontrol mata (lagi) ke RS Aini

Setelah hampir 4 tahun tidak kontrol (terakhir tgl 20 Maret 2010), hari Kamis, 19 Desember 2013 aku kontrol mata lagi ke RS Mata Prof.DR. Isak Salim ‘Aini’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Masih tetap ke dokter yang sama yaitu dokter Andi Arus Viktor, ahli retina yang menanganiku sejak operasi retina tahun 2003. Tidak terasa sudah 10 tahun lebih aku berobat di sana, meski beberapa tahun belakangan tidak rutin. Tiap hari Kamis dokter Andi praktek pkl. 16.00-18.00. Selain Kamis, juga praktek tiap hari Rabu sore pada waktu yang sama.

Setelah mendaftar sebelum pkl. 16.00, langsung menunggu di depan Ruang Refraksi. Aku mendapat nomor urut 8 pada sore hari itu. Tidak lama menunggu dipanggil ke dalam untuk menjalani pemeriksaan tekanan mata (dengan meniupkan angin bertekanan tertentu), yang kedua pemeriksaan yang lupa tidak kutanyakan jenisnya, tapi kita diminta untuk melihat satu titik terang di tengah, baik kiri maupun kanan. Terakhir diperiksa ketajaman penglihatan. Di bagian ini aku tanyakan hasilnya bahwa mata kiriku yang dulu dioperasi bertambah minusnya dengan 2 sehingga menjadi -8, sedangkan yang kanan minusnya tetap -4. Cacat silinder juga ada baik di kiri maupun kanan dengan silindris 2 dan 1 (kalau tidak salah ingat).

Keluar dari Ruang Refraksi diminta menunggu di depan Ruang 6, tempat dokter Andi praktek. Sekitar pkl. 16.15 mata ditetes kiri kanan dengan 2 macam obat tetes untuk membuka lensa/kornea mata(?). Terasa perih sekitar 2 menit pertama, namun sesudahnya biasa saja. Pandangan kita makin lama makin kabur, pertanda lensa/kornea mata makin terbuka, siap untuk diperiksa. Persis 1 jam setelah ditetes, pkl. 17.15 aku dipanggil masuk ke dalam menemui dokter. (Note: Itu sebabnya setelah ditetes seperti ini sebaiknya tidak membawa kendaraan sendiri).

Dokter masih ingat bahwa aku sudah lama sekali tidak kontrol. Ia pun memastikan pada catatan medical recordku waktu aku bilang bahwa terakhir periksa Maret 2010, hampir 4 tahun yang lalu. Mataku diperiksa seperti biasa yaitu dengan menyorotkan lampu yang sangat silau ke mataku. Masing-masing mata diperiksa dengan teliti dengan diminta melihat ke kanan atas, kiri atas, kanan bawah, kiri bawah, dan lurus ke depan.

Hasil pemeriksaan cukup menggembirakan hatiku. Pertama dokter bilang bahwa dengan rentang waktu yang terbilang panjang yaitu hampir 4 tahun, pertambahan ketebalan katarak di mataku bisa dikatakan sangat sedikit. Yang kedua, beliau bilang bahwa meski minus bertambah dengan 2, masih belum perlu ganti kacamata. Kedua rekomendasi itu yang memang kutunggu, meski kuakui bahwa untuk melihat teks di televisi berjarak sekitar 4 meter sudah tidak begitu jelas.

Akhir pemeriksaan yang hanya berlangsung kurang dari 5 menit itu aku diberi  2 macam obat tetes: Cenfresh yang sama seperti pemeriksaan terakhir, yang harus diteteskan 6 kali sehari dan Kary Uni yang kubaca di labelnya untuk katarak karena usia, yang harus diteteskan 3 kali sehari. Jarak waktu penetesan kedua macam obat tersebut berselang 5 menit. Aku diberi resep yang dapat diulang sebanyak 2 kali dalam waktu 3 bulan, saat aku diharuskan kontrol kembali ke dokter.

Pada label Cenfresh terbaca tulisan carboxymethylcellulose sodium, jenis kemasannya minidose, terdiri dari 5 tabung plastik kecil masing-masing 0,6 ml, buatan pabrik obat Cendo Bandung. Aku diberi 3 minidose yang berarti total 15 tabung. Tiap tabung cukup untuk sehari untuk kedua mata, sehingga resep pertama itu cukup untuk 15 hari. Fungsinya untuk membantu menambah cairan mata agar tetap segar. Sedangkan Kary Uni berupa 1 botol kecil, tertera tulisan opthalmic suspension di bawah tulisan Kary Uni. Di bagian paling atas petunjuk pemakaian tertulis ‘opthalmic preparation for senile cataract’.

Aku bersyukur dengan hasil pemeriksaan ini dan selalu berdoa agar kondisi mataku masih tetap dapat ditingkatkan maksimal atau setidaknya dipertahankan untuk tidak semakin memburuk. Begitu pula dokter Andi yang usianya pun sudah bertambah 10 tahun sejak mengoperasi mataku, semoga masih tetap akurat pemeriksaannya dan makin matang keahliannya.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: