Mengapa harus 1 Syawal?

Menjelang Idul Fitri 1429H ini, aku teringat surat yang kutulis di Pembaca Menulis di harian Bisnis Indonesia tgl 30 Oktober 2007 halaman 7 berjudul “Mengapa harus 1 Syawal?” seperti di bawah ini:

Mengapa harus 1 Syawal?

Lagi, tahun ini untuk kesekian kalinya terjadi perbedaan 1 Syawal di kalangan kaum muslim. Entah sampai kapan perbedaan ini akan terjadi. Para pemimpin cuma berlindung di balik kata-kata, “Jangan membesar-besarkan perbedaan ini.”

Menurut saya, masyarakat muslim bukannya ingin membesar-besarkan perbedaan, tapi makin merasa janggal, kenapa perbedaan ini tidak bisa dihentikan.

Janggal karena mengapa harus 1 Syawal yang dijadikan ajang perbedaan, sementara tahun baru Islam 1 Muharam bisa seragam, Maulid Nabi bisa sama, Idul Adha bisa serentak? Logikanya kalau 1 Syawal berbeda, tanggal-tanggal lainnya pun seharusnya berbeda juga.(wp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: