Jalur “3 in 1″ dan Busway

Soal belum beroperasinya Koridor VIII-X busway Transjakarta sampai menjelang Lebaran 2008, padahal kesibukan pembangunannya sudah dirasakan penduduk Jakarta bulan puasa tahun 2007 yang lalu, aku teringat surat yang kutulis di Redaksi Yth di harian Kompas tgl 31 Mei 2008 di halaman 7 berjudul “Jalur ‘3 in 1’ dan Busway” seperti di bawah ini:

Jalur “3 in 1″ dan Busway

Setelah diberlakukannya busway di jalan-jalan protokol Jakarta, sudah saatnya untuk menghapus peraturan 3 in 1. Dengan adanya jalur busway yang mengambil badan jalan yang sudah ada dan tetap memberlakukan 3 in 1 sekaligus, hak pemakai jalan dirugikan dua kali. Kalau dulu bagi yang ingin lancar dapat memilih lewat daerah 3 in 1 dengan syarat membawa tiga penumpang atau lebih dalam kendaraannya. Dengan adanya bus transjakarta, siapa yang mau lancar silahkan naik bus transjakarta.

Dihapuskannya 3 in 1 diperoleh beberapa manfaat yaitu arus padat lalu lintas dapat berkurang karena sebagian sudah dapat masuk ke semua jalan. Aktivitas kantor dan tempat usaha di daerah tersebut dapat bergairah kembali karena tidak dibatasi dengan waktu 3 in 1 dan praktek joki yang memprihatinkan dapat dihilangkan.

Juga dapat mengurangi pengerahan petugas pada saat-saat 3 in 1 yang tentu menambah biaya dan mengurangi perhatian petugas pada tempat-tempat lain yang lebih membutuhkan tenaganya. Mudah-mudahan usulan ini dapat diterima dan tidak lantas buru-buru dianggap sebagai ketidakpatuhan warga terhadap pemerintah daerah.(wp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: