Setetes darah untuk kemanusiaan

4 bed dgn 2 petugas

Setelah dipersiapkan sekitar 5 bulan, kegiatan Donor Darah dalam rangka HUT Emas PPM terlaksana hari Kamis, 6 April 2017. Kegiatan yang mengambil tempat di Auditorium PPM, Gedung B Lantai 2, Jl. Menteng Raya, Jakarta Pusat itu dimulai pukul 09.00 hingga berakhir pukul 12.00 WIB.

Baskara Ajie (SMB R2)

Sebanyak 90 calon pendonor hadir mendaftarkan diri dan setelah melewati pemeriksaan awal meliputi berat badan, tekanan darah, hemoglobin (Hb), dan wawancara singkat dengan tim kesehatan PMI DKI yang mendukung kegiatan, jumlah pendonor yang memenuhi syarat sebanyak 62 orang. Para pendonor dengan sabar menunggu giliran untuk diambil darahnya sambil bersilaturahmi di antara mereka: sivitas akademika dan alumni PPM. Empat buah tempat tidur dengan 2 orang petugas PMI siap melayani satu per satu pendonor.

DirEks PPM, Pak Bram.

Direktur Eksekutif PPM, Bpk. Bramantyo Djohanputro (WM18A) terlihat di antara para pendonor dan menurut pengakuannya, ini kali pertama mendonorkan darahnya. “Gak kerasa apa-apa kok,” begitu jawabnya dengan sumringah sewaktu ditanya tidak lama setelah selesai mendapatkan giliran. Tentu dengan perasaan lega dan semoga berniat untuk terus mendonor.

“Lampu souvenir dondar dipakai belajar anak saya, terima kasih rekan panitia,” kata Pak Wahyu T. Setyobudi.

Selesai donor, setiap peserta mendapatkan extra fooding dari PMI, souvenir dari IKA-PPM, dan souvenir dari Panitia HUT Emas, serta sertifikat sebagai ucapan terima kasih. Kegiatan ini merupakan kerja sama Panitia HUT Emas PPM dengan Ikatan Alumni (IKA) PPM yang dalam ini menjadi bidang tugas Bidang Sosial dan Rekreatif (Sosrek). Dari Bidang Sosrek telah ditunjuk Ibu Erna Erlanwaty (WM24) sebagai PIC-nya.

Bu Wiena, salah satu seksi repot Panitia HUT Emas PPM.

Panitia HUT Emas PPM yang diketuai oleh Bpk. Alphieza Syam dan Pengurus IKA-PPM 2016-2019 mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pendonor, Program kerja IKA-PPM satu demi satu dieksekusi, baik secara terpisah maupun berkolaborasi dengan almamater PPM. “Siapapun bisa jadi Pahlawan, Apapun darahmu, mereka membutuhkannya”, itu ajakan yang terlihat di flyer kegiatan. Semoga bermanfaat. (wp)

 

Pendaftaran dan pemeriksaan awal

Pendonor dan supporter. Ki-ka: Wahyu T. Setyobudi, Prabowo B. Santoso, Wahyoe Prawoto, Sumartoyo, Bramantyo Djohanputro, Johannes S. Purba.

Gedung B PPM tempat aksi donor darah.

Persiapan untuk mendonorkan darah

Hari Kamis, 6 April 2017 kegiatan Donor Darah dalam rangka HUT Emas PPM akan berlangsung di Auditorium Gedung B Lantai 2 PPP, Jl. Menteng Raya, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diperuntukkan bagi seluruh sivitas akdemika dan Alumni PPM. Kegiatan akan berlangsung pkl. 09.00-12.00 WIB.

Bagi calon pendonor tidak ada salahnya diingatkan lagi beberapa hal penting di bawah ini:

  1. Berat badan minimal: 45 kg.
  2. Kalau belum pernah menjadi donor, usia maksimum utk mendonor pertama: 55 tahun.
  3. Kalau sudah pernah donor, usia maksimum mendonor: 65 tahun.
  4. Tekanan darah: 120/80 (normal), biasanya kalau amgka atasnya 130 masih ditoleransi asalkan bawahnya 80.
  5. Hemoglobin (Hb): antara 12,7-17.
  6. Tekanan darah (tensi) dan Hb akan diperiksa di lokasi oleh petugas/dokter PMI.
  7. Tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan.
  8. Cukup tidur malam sebelum sebelum donor, misalnya 7-8 jam.

Selamat mendonorkan darahnya, setetes darah anda akan sangat berarti bagi yang membutuhkannya. Semoga anda semakin sehat. (wp)

Donor darah HUT Emas PPM

Bulan Juli tahun 2017 ini PPM akan genap berusia 50 tahun, tepatnya pada tanggal 3 Juli 2017. Institusi yang sejak awal didirikan berkecimpung di bidang pendidikan dan pembinaan manajemen di Indonesia ini akan mencapai usia emasnya. Berbagai kegiatan sedang disiapkan dan secara berangsur akan dimulai pada bulan April 2017.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah PPM Peduli – Aksi Donor Darah, dijadwalkan pada hari Kamis, 6 April 2017 pukul 09.00-12.00 WIB. Panitia HUT bekerja sama dengan PMI DKI dan IKA-PPM akan melaksanakan kegiatan sosial ini di Auditorium PPM, Gedung B Lantai 2, PPM Manajemen, Jl. Menteng Raya No. 9-19, Jakarta Pusat 10340. Selain sivitas akademika PPM, para alumnus pun diundang untuk ikut berpartisipasi sebagai pendonor.

Panitia menargetkan 100 kantong darah berhasil dikumpulkan. Pihak PMI DKI akan menyiapkan sebanyak 8 tempat tidur dan seluruh peralatan medis yang diperlukan. Empat (4) orang petugas akan melayani pengambilan darah ditambah beberapa orang petugas pendukung, termasuk petugas pendaftaran dan dokter yang akan melakukan pemeriksaan awal calon pendonor.

Dalam kolaborasi dengan IKA-PPM,  yang bertindak selaku leadnya adalah Panitia HUT, sedangkan IKA-PPM berkontribusi mengajak sebanyak mungkin alumni untuk ikut dan menyumbangkan souvenir sebagai tanda terima kasih kepada seluruh pendonor. Bagian dari Pengurus IKA-PPM 2016-2019 yang terlibat langsung adalah Bidang Sosial dan Rekreatif (Sosrek) dengan PIC-nya Ibu Erna Erlanwaty (WM-24) dibantu oleh Bpk. Dani Hamdani (MME-55).

Bagi calon pendonor, diminta untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu ke Hendri & Wiena,  (021) 2300313 ext 1295 / 1149, Email DRI[at]ppm-manajemen.ac.id dan WIN[at]ppm-manajemen.ac.id. Saat berita ini diturunkan, sudah terdaftar sekitar 45 orang.

img_2550

“Siapa pun bisa jadi Pahlawan – Apa pun darahmu, mereka membutuhkannya”. (Bidang Sosrek IKA-PPM)

Kumpul Lurah Angkatan

Pelantikan Pengurus

Pelantikan Pengurus IKA-PPM 2016-2019 oleh Ketua Yayasan PPM.

Mengawali kerjanya, Pengurus IKA-PPM periode tahun 2016-2019 yang diketuai Bpk. Prabowo B. Santoso (WM-24), melakukan gebrakan dengan kegiatan Kumpul Lurah Angkatan (KLA) PPM. Sebagai program perdana pengurus yang telah dilantik oleh Ketua Yayasan PPM tanggal 7 November 2016 itu, kegiatan KLA merupakan kombinasi pertemuan dengan koordinator atau perwakilan angkatan pendidikan di PPM untuk peluncuran program kerja serta memperoleh masukan dari sebanyak mungkin alumni, fun golf, dan makan malam bersama. Keseluruhan acara diselenggarakan pada hari Kamis, 15 Desember 2016 di Senayan National Golf Club (SNGC).

Salah seorang pegolf Alumni PPM.

Salah seorang pegolf Alumni PPM.

Acara dimulai dari siang hari dengan Fun Golf 18 holes, diikuti oleh 14 pegolf alumni PPM. Para pegolf yang sudah hadir melakukan registrasi dan mendapat pembagian goodie bag yang berisi berbagai souvenir termasuk kaos seragam dan handuk. Meski jumlah pegolf sangat jauh dari perkiraan semula, namun tidak mengurangi semangat dan keceriaan para pegolf peserta Fun Golf. Sempat turun hujan, namun tidak lama, sehingga seluruh peserta dapat menyelesaikan pertandingan secara penuh hingga pukul 17.30 WIB.

Penyerahan tropi juara golf

Penyerahan trofi bagi para Juara Fun Golf.

Keluar sebagai juara Best Nett Overall Bpk. Sofyan Rais (MM-20), disusul Runner Up I (Juara Flight A) Bpk. Muhammad Helmy Fajar (MM-20), Runner Up II (Juara Flight B) Bpk. Todo Panggabean (MMREI-2), dan Runner Up III (Juara Flight C) Bpk. Suwirman (WM-23). Keempat juara mendapatkan hadiah trofi yang diserahkan oleh Ketua Umum IKA-PPM dan Direktur Eksekutif PPM yang baru, Bpk. Bramantyo Djohanputro (WM-18A).

Paparan dan masukan

Angkatan muda yang hadir.

Angkatan muda yang hadir.

Para Lurah atau yang mewakili Angkatan PPM yang tidak bermain golf (non-golfer) mulai berdatangan dan mendaftarkan diri sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka langsung membaur dengan para pegolf yang baru menyelesaikan Fun Golf dan berganti baju memakai kaos seragam putih berlogo IKA-PPM dan STM-PPM.

MM-20 menyumbangkan lagu.

MM-20 menyumbangkan lagu.

Sebelum makan malam bersama pukul 18.00 peserta Kumpul Lurah Angkatan dihibur oleh organ tunggal lengkap dengan vokalisnya. Tidak ketinggalan para PPM Idol pun diminta dan meminta untuk menyumbangkan suara emasnya, silih-berganti. Tampil di antaranya Bu Dolly A.P (MM-20) yang juga bertugas sebagai MC malam itu, Bpk. Bob Iskandar, Bpk. Bramantyo D, Bpk. Todo Panggabean dan yang lainnya.

Ketua Umum IKA-PPM yang baru.

Ketua Umum IKA-PPM yang baru memberi sambutan.

Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan sebanyak mungkin para Lurah dan/atau wakil angkatan Alumni, Golfer dan Non-Golfer, untuk berkenalan dengan Pengurus Baru, ajang asah keterampilan para golfer Alumni, dan sosialisasi Rencana Kegiatan 2017 dan masukan dari Alumni PPM. Ketua Umum Bpk. Prabowo B. Santoso (WM-24) dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua undangan dan memperkenalkan seluruh anggota Pengurus yang hadir saat itu. Setelah itu memaparkan Program Kerja yang akan dilaksanakan dalam tahun 2017 dan mengajak semua yang hadir untuk memberikan masukan.

Penjelasan database online

Penjelasan database online oleh Tim Pengembang.

Dalam kaitan dengan program kerja yang salah satunya adalah membangun database alumni secara online, tim yang telah ditunjuk dari pihak PPM menyampaikan status kemajuan pembuatannya. Ditargetkan pada awal tahun 2017 database sudah dapat diisi secara online oleh setiap alumni.

Masukan dari perwakilan alumni pun cukup banyak dan menarik. Alumni yang berstatus staf di PPM, menghimbau IKA-PPM agar alumni menyediakan tempat kerja praktek di perusahaannya bagi mahasiswa SMB yang memerlukan. Juga diharapkan IKA dapat menjaring alumni yang bermukim dan bekerja di luar negeri.

Dalam bidang kewirausahaan, ketua bidangnya Bpk. Edijanto Widaja (WM-14/MME-06) merencanakan membuat gerakan PPMpreneur, tempat bertemunya ide-ide kreatif untuk membuat dan menjalankan bisnis secara mandiri. Bidang Wirausaha akan membuat website khusus untuk mewujudkan program menarik tersebut dan direncanakan pada kuartal pertama tahun 2017 sudah meluncur.

Sebelum paparan program kerja 2017, diperkenalkan pula seluruh Lurah dan perwakilan angkatan yang hadir, baik dari WM, MM, maupun SMB. Sekaligus dilakukan foto bersama seluruh perwakilan angkatan tersebu.

Door prize dan foto bersama

Duo MC yang membangun suasana.

Duo MC yang membangun suasana.

Secara umum, acara demi acara berlangsung dengan lancar, santai, dan meriah, karena selain MC Utama, Bu Dolly A.P (MM-20), sesekali tampil MC Pendamping, Bpk. Hari Tanjung (MME-23), yang dengan kocak bersahut-sahutan dengan MC Utama.

Acara Kumpul Lurah dibuka menjelang pukul 19.00 WIB oleh MC, dilanjutkan dengan Laporan Ketua Panitia, Bpk. Wahyoe Prawoto (WM-14) yang juga Ketua Bidang Sosial dan Rekreatif, bidang yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan perdana ini. Di bidang Sosrek ini ada 3 anggotanya yaitu Ibu Sian Christine Wiradinata (WM-22), Ibu Erna Erlanwaty (WM-24), Bpk. Dani Hamdani (MME-55).

Laporan dari Ketua Panitia.

Laporan dari Ketua Panitia, Bpk. Wahyoe Prawoto (WM14),

Di sela paparan dan diskusi, door prize yang sudah disiapkan dibagikan dengan cara penarikan kartu nama yang sudah dikumpulkan dalam 2 bowl, bowl pegolf dan non-golfer. Selain barang-barang yang dijadikan door prize, yang juga menarik dari mata acara ini adalah jumlah barang yang tersedia lebih banyak dari jumlah peserta yang hadir. Untuk para pegolf disediakan hadiah khusus dan diundi lebih dulu. Enambelas (16) barang diundi untuk 14 pegolf yang berarti lebih 2 barang sehingga ditunda dulu untuk diundi pada putaran berikutnya.

Lucky draw

Salah seorang peserta yang mendapat lucky draw.

Begitu pula barang untuk non-golfer, tersedia 64 barang untuk 63 peserta, sehingga masih ada 1 barang yang ditunda untuk penarikan berikutnya. Alhasil, bukan hanya seluruh hadirin mendapat hadiah, bahkan terdapat beberapa hadirin yang mendapatkan lebih dari 1 jenis barang. Seperti dijelaskan sebelumnya, seluruh yang hadir diberi goodie bag, sehingga hadiah undian merupakan souvenir dan tanda terima kasih tambahan dari penyelenggara kepada peserta Kumpul Lurah Angkatan. Goodie bag-nya disponsori PPM berisi ballpoint dan brosur, lalu handuk dari sponsor Kotaminyak, dan kaos dari sponsor Samudera Indonesia dengan bordiran logo IKA-PPM dan STM-PPM.

Sebelum acara ditutup sekitar pukul 21.15 WIB, seluruh peserta yang masih berada di ruang acara berfoto bersama dengan kaos seragam yang telah dibagikan saat registrasi.

Foto bersama.

Foto bersama di akhir acara.

Terima kasih kepada Sponsor dan Donatur

Pengurus IKA PPM dan Panitia Pelaksana mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para sponsor dan donatur yang telah turut mensukseskan program pembuka pengurus baru ini. Mereka adalah Kotaminyak, Samudera Indonesia, Damai Indah Golf PIK, Damai Indah Golf BSD, Ciputra Golf Surabaya, Lotuslakes Golf Club, Imperial Golf, Rainbow Hill, BTN, Bpk. Arwani, Tabloid Kontan, Bpk. Sofyan Rezanova, dan Ibu Susy Darmayanti.

Ucapan terima kasih yang sama disampaikan kepada PPM yang selain souvenir dan hadiah undian, juga membantu menyediakan beberapa perlengkapan, transportasi, dan SDM.

Kenapa disebut Lurah?

Suasana di meje registrasi.

Pak Turido sedang sibuk di meja registrasi.

Dalam edarannya lewat milis Alumni maupun di grup instant messaging whatsapp, Ketua Umum yang baru, Prabowo B. Santoso (WM-24), menjelaskan bahwa di berbagai ikatan alumni, ikatan di angkatan itu luar biasa rekatnya, mengalahkan kekuatan ikatan satu jurusan atau program studi. Meski tdk disebutkan dalam struktur atau sebagai unit di AD/ART, tapi komunitas angkatan itu tidak pernah dipandang sebelah mata.

Saat MC, memulai acara.

Saat MC, Bu Dolly A.P, memulai acara.

Pada kepengurusan baru 2016-2019, kekuatan angkatan itu sejak awal diidentifikasi sebagai kunci keberhasilan program2 kegiatan IKA-PPM. Pengurus baru bermaksud memperkenalkan istilah “Lurah” utk penyebutan Koordinator atau Ketua Angkatan, baik di WM, MM, maupun SMB.

Penggunaan istilah Lurah ini utk meningkatkan rasa guyub di antara Pengurus dengan komunitas Angkatan dengan Lurah sebagai jembatannya.

Bukankan setiap angkatan sudah mempunyai Koordinator atau Ketuanya, formil maupun informil? Mereka inilah para Lurah Angkatan. Bapak Ketum mempersilahkan membentuk kelengkapan lainnya bila diperlukan, supaya setidaknya ada yang mewakili Lurah bila berhalangan, misalnya Wakil Lurah, Sekretaris dan Bendahara. Mereka inilah para pengurus Kelurahan Angkatan PPM.

Lurah Angkatan yang hadir.

Lurah Angkatan yang hadir.

Perwakilan WM.

Perwakilan WM yang hadir.

Pengurus IKA-PPM 2016-2019

Sebagian pengurus IKA PPM 2016-2019.

Pertemuan pertama para Lurah inilah yang dilakukan di Senayan tersebut pada acara kick off Program IKA-PPM 2016-2019. (Bidang Sosrek IKA-PPM; foto: Arif/Humas PPM)

Operasi katarak (dan BPJS Kesehatan) – Bagian Pertama

Dr. John Freddy, Sp. M, dokter mata RSUD Pasar Minggu yang memeriksa kedua mataku dengan mantap mengatakan bahwa status katarak kedua mataku sudah mencapai Stadium 4 dari 5 tingkat stadium. Sangat disarankan untuk dioperasi karena jarak pandang yang kurang dari 1 meter. Kejadian itu menjelang akhir tahun 2016, tepatnya tanggal Kamis, 29 Desember 2016.

Aku diberi pengantar untuk periksa darah ke laboratiorium RSUD dan diingatkan agar tensi darahku jangan sampai naik lagi, karena sudah batas atas. Hasil pemeriksaan tensi sebanyak 2 kali Kamis pagi itu, di Puskesmas Ragunan dan di RSUD Pasar Minggu memang sangat tinggi, 150/90, sepanjang ingatanku baru kejadian sekali itu. Tanggal 6 November 2016 saat pemeriksaan awal sebelum donor darah di Bekasi pun, kondisinya sangat normal, 120/80.

RS Zahirah

RS Zahirah

Karena hasil pemeriksaan laboratorium semuanya berada dalam range rujukan (kecuali Hb 12,7 g/dL sedikit berada di bawah batas bawah 13,2 g/dL), Jumat pagi esoknya aku kembali ke Poli Mata RSUD dan setelah dilakukan pengukuran lensa, aku dirujuk lagi ke RS. Zahirah, Jl. Sirsak No. 21, Jagakarsa, Jakarta Selatan, untuk menjalani operasi katarak. Menurut paramedis yang bertugas di Poli Mata, RSUD Pasar Minggu (yang diresmikan Desember 2015 oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Red) itu belum dilengkapi dengan peralatan untuk operasi katarak mata.

Menjalani operasi

Rabu, 4 Januari 2017 pukul 22.55-23.05 WIB, aku menjalani operasi katarak mata kananku yang didiagnosa lebih parah dari mata kiri, sehingga dioperasi lebih dulu dari mata kiri. Sepuluh menit, ya sepuluh menit saja operasi sudah selesai dan mata kananku diberi pelindung batok plastik untuk menjaga benturan serta kemungkinan terkucek oleh tangan. Operasi di RS Zahirah dilaksanakan oleh Dokter Andi Elizar Asriyani, Sp.M, M.Kes, alumnus FK Universitas Hasanuddin, Makassar. Dokter ini juga berpraktek di RSUD Pasar Minggu setiap hari di pagi hari.

Pintu masuk RS Zahirah

Pintu masuk RS Zahirah

Operasi yang berlangsung singkat tersebut tanpa pembiusan total, melainkan hanya pembiusan lokal, yaitu di bagian mata yang dioperasi. Dengan begitu, aku masih mendengar dengan jelas semua instruksi yang diberikan dokter, baik kepadaku untuk memperbaiki posisi kepala, maupun instruksi kepada para asisten yang membantunya. Hampir tidak terasa sakit sedikit pun, yang kulihat di mataku seperti cairan yang bergerak menggenangi lensa mata dilatarbelakangi cahaya terang tapi blur berwarna-warni. Katanya teknologinya yang digunakan saat ini adalah dengan melepas lensa mata yang sudah berkatarak dan menggantinya dengan lensa mata yang baru. Tentu saja lensa buatan manusia. Jadi mirip seperti meletakkan contact lens, hanya saja ini secara permanen. Itu sebabnya hanya butuh waktu sekitar 10 menit.

Meski menjelang tengah malam dan aku merupakan pasien ke-31, dokter muda berjilbab yang akan mengoperasiku samar-samar terlihat santai sambil duduk di bangku di sebelah tempat tidur pasien, sesekali mulutnya menggumamkan lagu yang diputar di ruang operasi. Aku bilang samar-samar karena saat itu aku sudah melepas kacamata dan kedua mataku terhalang katarak stadium 4!

Operasi mata kiri tidak boleh dilakukan pada hari yang sama. Sewaktu kontrol mata kanan hari Jumat, 6 Januari 2017 atau 2 hari setelah operasi, aku mendapat jadwal untuk operasi mata yang kiri.  Usai kontrol, pelindung plastik boleh dibuka dan aku bisa melihat dengan sangat jelas dengan mata kananku, bahkan tanpa kacamata minus yang selama puluhan tahun ini aku pakai.

Sesuai yang dijadwalkan, Rabu, 11 Januari 2017 aku kembali menjalani operasi, kali ini mata kiriku. Operasi ditangani oleh dokter ahli mata yang sama di rumah sakit yang sama. Berlangsung sekitar 15 menit, pukul 17.55-18.10 WIB, sedikit lebih lama dari operasi mata kanan seminggu sebelumnya. Kalau minggu lalu mata kananku cukup ditutup batok plastik tanpa perban, untuk mata kiri ini diberi perban dulu sebelum ditutup plastik pelindung. Alhasil aku sama se

Sesaat setelah operasi berselang seminggu

Sesaat setelah operasi, berselang seminggu

kali tidak bisa melihat, apakah hasil operasinya seterang-benderang mata yang kanan atau tidak. Tiap kali dibuka sebentar untuk ditetes, kesempatanku untuk membandingkan hasilnya, dan memang ternyata mata kiri tidak sebaik hasil mata kanan, penglihatannya dobel (ganda). Jumat, 13 Januari 2017 saat kontrol sore hari, sewaktu diperiksa dengan melihat huruf dan angka di layar, memang penglihatan mata kiri jauh di bawah ketajaman penglihatan mata kanan. Sewaktu kulaporkan ke dokter yang mengoperasi dan memeriksaku, beliau hanya mengatakan hasil operasi kedua mataku baik dan aku diminta kontrol kembali 1 (satu) bulan kemudian.

Obat-obat pasca operasi

Obat anti nyeri

Obat anti nyeri

Obat anti peradangan

Obat anti radang

Baik setelah operasi mata kanan maupun kiri, aku langsung diberi obat yang sama yaitu untuk mengatasi radang dan nyeri berupa tablet (Methylprednisolone dan Asam Mefenamat), serta obat tetes 6 kali sehari yaitu Tobroson dan LFX Levogloxacin. Harus langsung ditebus malam harinya supaya esok pagi-pagi bisa langsung diteteskan.

Obat tetes 6 kali sehari

Obat tetes 6x sehari

Pada waktu kontrol 2 hari setelah operasi, diberi tambahan vitamin Vitanorm 40 tablet untuk 40 hari dan obat tetes lanjutan Polynel (Fluorometholone Neomycin) ikannya. Sama halnya obat tetes yang kupakai sesudah ope

obattetes1

Obat tetes 6x sehari

rasi retina mata kiriku dan perawatan kedua matauntuk diteteskan ke kedua mata sebanyak 4 kali sehari. Kalau untuk obat tetes, selalu kulihat nama Cendo sebagai fabrku selama tahun 2003-2014.

Saat kutulis artikel ini, aku sudah kontrol ketiga ke dokter Elizar. Selasa, 14 Februari 2017, sebulan setelah operasi mata yang kedua dan sehari sebelum Pilkada DKI. Sekitar pukul 07.15 WIB aku sudah sampai di RSUD Pasar Minggu untuk mengambil

Obat tetes 4 kali sehari

Obat tetes 4x sehari

nomor antrian. Sewaktu mendaftar di Poli Mata dan diperiksa pendahuluan di Ruang Optometri, paramedis yang memeriksa ketajaman penglihatanku mengatakan bahwa kedua mataku silindris (astigmatisme), yaitu kelainan pada mata yang disebabkan oleh karena lengkung kornea mata yang tidak merata. Kelainan refraksi ini bisa mengenai siapa saja tanpa peduli status sosial, umur dan jenis kelamin. Kalau aku bilangnya bola mataku benjol, karena memang panjang kornea antara horisontal dan vertikal yang tidak sama. Silindris ini berbeda dengan mata minus yang terjadi karena kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang (Sumber: optikmelawai.com.

Silindrisku lumayan tinggi, yang kanan 1,25 dan yang kiri 2,75. Silindris ini rupanya yang membuat mata kiriku dobel kalau melihat

obatvitamin

Vitamin utk mata

objek. Yang kanan yang sepertinya sudah tajam dipakai melihat objek pun ternyata silidris, meskipun lebih rendah. Selain silindris, untuk melihat jarak dekat misalnya membaca, kedua mataku sudah mengalami plus yang cukup tebal yaitu masing-masing 2,75.

Obat tetes 4 kali sehari

Obat tetes 4x sehari.

Saat mendapat giliran sebagai pasien ke-15 yang diperiksa dokter Elizar, dokter tetap mengatakan bahwa kondisi hasil operasi kedua mataku baik, alhamdulillah, meski untuk memperbaiki silindris dan melihat dekat, kedua mataku masih harus dibantu kacamata. Dokter masih memberikan tambahan vitamin Vitanorm 10 tablet dan obat tetes Polynel 4 kali sehari sebanyak 1 botol kecil. Dan benar, ukuran minus yang kualami selama lebih dari 40 tahun tidak ada lagi pada kacamata baru yang mulai kukenakan sejak Senin malam, 20 Februari 2017.

Kebetulankah?

dr. Andi A. Viktor, Sp.M

dr. Andi Arus Viktor, Sp.M

Mungkin sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, urusan mataku ditangani oleh dokter mata yang bernama depan Andi. Tahun 2003 aku menjalani operasi retina mata kiri oleh Dokter Andi Arus Viktor, Sp.M, dokter pria senior ahli retina di RS Aini Prof. DR. Isak Salim, Kuningan, Jakarta Selatan. Dokter ini merawatku sampai bulan Oktober 2014, termasuk 2 tahun terakhirnya merawat katarak mataku agar tidak terlalu cepat menebal. Alhasil pada pemeriksaan terakhir Oktober 2014 itu beliau mengatakan sudah maksimum upayanya dan merujukku ke dokter ahli katarak di RS Aini juga, untuk pemeriksaan lanjutan sampai operasi.

Tanpa disengaja awal tahun 2017 aku ditangani oleh dokter ahli mata bernama awal Andi juga, Dokter Andi Elizar Asriyani, Sp.M, M.Kes. Bedanya yang ini dokter wanita, lebih muda dari dokter ahli retina di atas, namun tidak kalah pengalaman menangani puluhan, bahkan mungkin sudah ratusan pasien yang terkena gangguan katarak. (bersambung ke Bagian Kedua).

Memperpanjang paspor

Tepatnya bukan memperpanjang, melainkan mengganti. Penggantian paspor bisa karena hilang, karena halamannya sudah penuh, atau karena habis masa berlakunya. Pada Formulir Permohonan paspor tidak ada pilihan memperpanjang. Seperti kita ketahui, 6 bulan sebelum masa berlaku, umumnya pemegang paspor sudah tidak diperbolehkan bepergian ke luar negeri. Alhasil memang masa berlaku paspor yang katanya 5 tahun tersebut, prakstis hanya bisa dinikmati selama 4,5 tahun.

Paspor baru, 2017

Paspor baru, 2017

Pasporku akan berakhir bulan Mei 2017, proses penggantiannya aku urus sendiri mulai hari Rabu, 11 Januari 2017. Hari itu aku datang ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menjelang pukul 11.00 WIB. Langsung ke Bagian Informasi di lantai dasar dan mendapat pemberitahuan bahwa kuota hari itu sudah tercapai sehingga tidak menerima lagi pendaftaran walk-in atau datang langsung. Disarankan untuk datang lagi besok pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Katanya kuota setiap harinya 500 paspor, termasuk pemohon lansia (lanjut usia), walk-in, online, dan 2 kantor cabang lainnya yaitu di ULP Pondok Pinang dan ULP Karang Tengah. Aku disarankan untuk mengambil dan mengisi Formulir Permohonan yang tersedia di lantai 2 terlebih dahulu supaya keesokan harinya sudah lebih siap.

Dimulai dari Subuh

Hari Kamis, 12 Januari 2017 aku datang lagi, pukul 05.00 tepat sudah sampai depan kantor, ternyata benar, antrian sudah panjang di pinggir Jl. Warung Buncit menunggu pintu pagar dibuka. Tidak lama pagar dibuka, barisan masuk 1 baris ke dalam, ditempatkan sementara di samping gedung, sebagian kecil duduk di area yang sehari-hari dipakai untuk tempat merokok, sebagian besarnya mengular di jalan masuk ke tempat parkir. Ada yang berdiri, ada yang jongkok, ada yang yang duduk di lantai begitu saja tanpa alas, demi mempertahankan posisi antrian. Kepada orang sebelah-menyebelah aku bilang bahwa menurut perkiraanku, nomor antrian kita bakal nomor 70-an. Oleh karena masih waktu shalat Subuh, sebagian yang antri meninggalkan antrian untuk shalat dengan menitipkan tempat antriannya ke pemohon di dekatnya. Semuanya berlaku tertib, tidak ada yang berperilaku menyalip atau berusaha menyerobot tempat antrian orang lain.

Lewat pukul 07.30 antrian beringsut bergerak, yang paling depan mulai masuk ke dalam gedung yang sudah dibuka, sebagian lagi bergantian duduk di bangku area merokok. Aku termasuk yang kebagian duduk di situ. Rupanya buntut antrian sudah sampai ke lokasi parkir di basement. Patugas sejak subuh memang sudah bertugas, memastikan barisan teratur, menanyakan satu per satu apakah ada yang berusia lansia atau di atas 60 tahun, berapa paspor yang akan diurus. Pemohon usia lansia langsung dipisahkan dan diarahkan menunggu di dalam gedung. Petugas merujuk pada kuota hari itu, agar tidak melewati. Ada yang bilang, sekitar pukul 06.00 WIB biasanya kuota sudah terpenuhi.

Nama 3 kata

Aku termasuk grup kedua yang memasuki gedung, langsung ke lantai 2 lewat tangga dan setiba di atas barisan dibagi 2 dan di setiap baris sudah siap 1-2 petugas yang memeriksa kelengkapan dokumen asli yang dibawa para pendaftar. Nomor antrian diberikan di meja pendaftaran berikut map seragam berwarna merah yang berisi Formulir Permohonan. Seperti kuperkirakan pada saat antrian di luar, aku mendapat nomor antrian 079 dengan kode angka 2 di depannya yang berarti Pemohon Datang Langsung (Walk-In). Nomor antrianku tertulis 2-079. Mahasiswa di belakangku waktu antrian di luar sudah mendaftar online dan dia mendapat nomor antrian dengan kode 3-xxx. Kalau lansia, difabel, dan batita (bawah tiga tahun) diberi kode 1-xxx, sedangkan antrian pengambilan diberi kode 5-xxx. Bedanya kalau pengambilan baru dimulai pukul 13.00 WIB, sehingga tidak perlu datang dini hari atau waktu subuh. Terakhir kode 6-xxx diperuntukkan bagi pemohon yang ingin mengganti paspor karena hilang/rusak/mengganti data di kolom identitas.

Setelah para pemohon sebagian besar sudah duduk di ruang tunggu di dalam gedung, seorang petugas dengan pengeras suara membimbing pengisian Formulir Permohonan, termasuk memberitahukan bahwa harus menggunakan tinta hitam, tidak boleh warna lain. Kolom demi kolom yang harus diisi dibimbing agar tidak salah mengisi. Karena aku sudah mengisi sebelumnya, aku memanfaatkan penjelasan tersebut untuk memeriksa isianku dan memang ada kolom yang harus dilengkapi, meski kotak-kotak yang disediakan tidak mencukupi.

Diumumkan juga bahwa bagi pemohon yang ingin bepergian ke Saudi Arabia, baik untuk umroh maupun menunaikan ibadah haji, harus memiliki nama yang terdiri dari 3 (tiga) kata. Bagi yang ingin menambahkan kata pada namanya, formulir Surat Pernyataan bisa dibeli di toko Koperasi yang berada di bagian belakang ruang tunggu. Harganya Rp 8.000 termasuk meterai Rp 6.000. Aku memutuskan untuk menambahkan nama kakek di belakang namaku. Untuk pertama kalinya di pasporku ada keterangan penambahan nama.

Beberapa perbedaan

Brosur paspor

Kode nomor antrian dan lamanya waktu pembuatan 3 (tiga) hari kerja.

Panggilan ke meja-meja pelayanan dimulai sekitar pukul 08.20 WIB, diakui terlambat dari biasanya sekitar pukul 07.30. Terdapat 10 meja pelayanan, sehingga dalam setiap 15-20 menit akan selesai 10 pemohon. Dimulai dari pemohon berkode 1-xxx alias lansia/difabel./batita sampai habis kuota 30 pemohon, barulah dipanggil pemohon dengan nomor kode 2-xxx dan 3-xxx secara bergantian. Aku dipanggil sekitar pukul 13.30, setelah istirahat makan siang dan setelah selesai wawancara, pengambilan sidik jari, dan pemotretan, diberikan Bukti Pengantar Pembayaran yang dapat langsung dibayarkan di Bank BRI Cabang Imigrasi Jaksel.

Diberitahukan juga bahwa paspor akan selesai 5 (lima) hari kerja, bukan 3 (hari) kerja seperti tercantum di brosur yang diletakkan di beberapa rak di seputar ruangan. Katanya karena loading sistem yang terlalu berat. Memang selama proses wawancara, foto, dan pengambilan sidik jari, tiap kali petugasnya terlihat harus berhenti menunggu beberapa saat sampai di layar komputernya terlihat siap lagi untuk melakukan perintah berikutnya.

Surat Pengantar Pembayaran

Bukti Pengantar Pembayaran.

Dalam Bukti Pengantar Pembayaran tercantum biayanya Rp 355.000, Rp 55.000 lebih tinggi dari tarif yang tercantum di brosur. Tambahan biaya tersebut tertera untuk Biaya TI Biometrik. Lagi-lagi berbeda informasi yang dicetak di brosur dengan kenyataannya. Yang juga berbeda adalah tidak diberikannya pilihan jumlah halaman paspor seperti opsi yang terlihat pada brosur. Misalnya jumlah halaman 24 lebih rendah biayanya dibandingkan jumlah halaman 48.

Biaya pembuatan paspor

Biaya pembuatan paspor.

Yang berbeda tapi ke arah positif dari proses 5 tahun yang lalu adalah map merah seragam diberikan secara gratis, tidak harus membeli seperti waktu itu. Lumayalah, meski sangat tidak material, tapi mengurangi kerepotan harus bolak-balik ke toko koperasi. Aku langsung ke Bank BRI di lantai dasar untuk melakukan pembayaran, kebetulan mereka masih buka. Menjelang pukul 14.00 siang urusan tahap I sudah selesai sampai mendapatkan bukti bayar untuk keperluan pengambilan paspor baru.

Paspor baru

Hari Senin siang, 23 Januari 2017 merupakan proses tahap II. Paspor kuambil sesuai jadwal 5 hari kerja lebih 2 hari. Dapat nomor antrian 5-031 kalau tidak salah, menunggu sekitar setengah jam, sebelum pukul 14.00 sudah dipanggil ke loket, menerima paspor baru dan paspor lama, serta membubuhkan paraf di buku ekspedisi penyerahan paspor.

Nama yang terlihat di halaman pemegang paspor tetap 2 kata, namun di halaman Catatan Pengesahan (Endorsements), terdapat catatan Penambahan Nama (Full Name of Bearer). Perbedaan lainnya pada paspor baru ini adalah tidak ada lagi halaman tanda tangan pemegang paspor dan tidak ada legalisasi Kepala Kantor Imigrasi. Di halaman paling belakang paspor lama yang biasanya mencantumkan alamat lengkap domisili pemegang paspor sekarang sudah tidak terlihat lagi.

Selain informasi yang berbeda antara brosur dan kenyataannya, terdapat peningkatan layanan dengan dimungkinkannya melihat status antrian secara online di website Imigrasi halaman Informasi Antrian Layanan Paspor. Pemohon yang antriannya masih jauh, dapat meninggalkan sementara ruang tunggu untuk melakukan keperluan lainnya. Paspor ini juga dapat digunakan untuk naik haji, tidak perlu lagi paspor khusus yang sebelumnya dipersyaratkan. Itu sebabnya diingatkan untuk memakai nama yang terdiri dari 3 (tiga) kata seperti dijelaskan di atas. Sampai pengurusan lagi di tahun 2021 atau 5-6 bulan sebelum habis masa besrlakunya di awal tahun 2022.

Donor darah (lagi)

Piagam donor ke-10

Piagam donor ke-10 selain Pin.

Alhamdulillah aku bisa sampai ke-16 kali mendonorkan darahku, pada hari Minggu, 5 Februari 2017. Tetap di tempat yang sama yaitu di Studio Radio 8EH, Perumahan Taman Juanda, Bekasi Timur. Hari itu bersamaan dengan kali ke-35 RAPI dan Radio 8EH menyelenggarakan bakti sosial (baksos) donor darahnya.

6 tempat tidur

6 tempat tidur yang dioperasikan.

Kali ke-35 ini merupakan kali pertama penyelenggara didukung oleh PMI Kota Bekasi. Sebelumnya selalu bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta. Karena lokasinya di Bekasi juga, sebelum pukul 9 pagi, Tim PMI sudah siap melaksanakan kegiatan pengambilan darah. Biasanya pada waktu yang sama masih menunggu datangnya bus PMI DKI.  Bedanya PMI Kota Bekasi hanya menyediakan 6 (enam) tempat tidur dengan 3 petugas, sehingga sedikit lebih lambat aliran antrian pendonornya dibandingkan dengan 8 (delapan) tempat tidur sewaktu didukung oleh PMI DKI.

Pemeriksaan awal

Dokter memeriksa dan menginterview.

Dokter dari PMI Kota Bekasi yang memeriksa setiap calon pendonor cukup ketat dalam pemeriksaannya. Setiap calon ditanyakan apakah sedang mengkonsumsi obat, apakah cukup tidur malam sebelumnya, dan bila tekanan darah (tensi) di atas 130 (normal 120) akan langsung ditolak. Begitu pula ukuran tensi bawahnya, harus 80 maksimum, di atasnya akan langsung ditolak juga. Beberapa calon pendonor terpaksa pulang atau sebelum pulang memeriksakan kesehatannya dulu di tempat pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan penyelenggara.

Suasana donor darah, yg antri dan yg sedang diproses.

Suasana donor darah, yg antri dan yg sedang diproses.

Aku bersyukur kali ini bisa lolos melewati pemeriksaan awal tersebut dengan tensi normal 120/80 dan Hb (hemoglobin) 15. Baru sekali mencapai angka 15, biasanya di bawahnya tapi masih dalam range antara 12,5 dan 17, misalnya 13,8, 14,2. Di bawah 12,5 darah terlalu encer, di atas 17 darah terlalu kental. Mudah-mudahan dengan ketatnya pemeriksaan itu pun, penyelenggara masih berhasil mengumpulkan jumlah kantong plastik darah yang sama sebagaimana sebelumnya, yaitu sekitar 100 kantong.

Sambutan pembukaan

Pimpinan Radio 8RH, Bpk. Daddy Waluyo membuka kegiatan donor darah ke-35.

Kenapa aku tetap mendonor di Bekasi Timur, lokasi yang 30-an kilometer jarak sekali jalan dari tempat tinggalku? Ada beberapa alasan sebetulnya. Pertama, supaya jadwal 3 bulanan tetap bisa terjaga; kedua, Radio 8EH dan RAPI telah terbukti bisa rutin mengadakan baksos ini, tidak seperti kegiatan donor darah yang diadakan kalau ada event saja, misalnya kegiatan ulang tahun perusahaan anu, organisasi anu, dsb, yang sifatnya insidentil; ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah, sambil mengenang rekan kami Djasli Djamarus EL77 yang telah mendahului kami, komunitas ITB77. Almarhumlah yang mengenalkan aku dan kawan-kawan dengan lokasi donor darah ini, yang menjadi kediaman rekan kami Daddy Waluyo GL77.

Goodie bag

Goodie bag dari PMI Kota Bekasi

Lentera camping

Lentera camping multi fungsi

Seperti biasa selesai mendonor, setiap pendonor diberikan ucapan terima kasih, baik dari PMI Kota Bekasi, maupun dari penyelenggara. Dari PMI berupa goodie bag merah yang berisi mie instant, susu kotak, orange juice kotak, telur rebus, kue oat berisi almond dan mung bean. Sedangkan souvenir dari penyelenggara berupa lentera berdaya listrik dan solar, bisa buat senter dan lampu penerang saat camping, sekaligus bisa berfungsi sebagai power bank.

Spanduk kolaborasi

Kolaborasi beberapa pihak pada dondar ke-35.

Yang juga memperlihatkan kesungguhan penyelenggara adalah penyediaan pengobatan gratis yang dilayani oleh 6 (enam) dokter. Hal ini dapat terlaksana berkat kerja sama mereka dengan JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) yang sedang merayakan HUT yang ke-2.

Salut buat Radio 8EH dan RAPI Lokal 1 Bekasi Timur. Donor darah berikutnya dijadwalkan pada tanggal 7 Mei 2017, sebelum puasa Ramadhan.

Petugas dondar

Petugas di meja pendaftaran.

Previous Older Entries