Kontrol mata ke RS Aini

Sabtu menjelang siang, 20 Maret 2010 aku kontrol mata ke RS Mata Prof.DR. Isak Salim ‘Aini’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Hampir 2 tahun tidak kontrol, terakhir ke sana tanggal 5 April 2008. Alhamdulillah hasilnya baik, menurut Dokter Andi Arus Victor, dokter spesialis mata sub spesialis retina, yang selama ini menanganiku. Aku diberi obat tetes Cenfresh, katanya untuk penyegar. Waktu kuambil di apotiknya, dijelaskan petugas apotik bahwa diteteskan 6 kali sehari, mata kanan dan kiri. Dosisnya untuk selama 15 hari dan resepnya boleh diulang sebanyak 1 kali.

Ruang tunggu RS Aini

Ruang tunggu RS Aini yang luas, di depan kamar praktek dokter.

Meski setelah direnovasi aku sudah pernah berobat ke sana, tapi kali ini sewaktu menunggu, baru aku perhatikan dengan lebih seksama bahwa RS Aini memang sudah berubah wajah. Apalagi sekarang renovasinya sudah bisa dikatakan rampung. Rumah sakit yang digagas oleh Bu Ali Sadikin, istri Bang Ali, Gubernur DKI waktu itu, terlihat lebih megah dan nyaman. Tempat pendaftaran pasien lebar dan bagus, ruang tunggunya langsung di hadapan tempat pendaftaran, sangat luas karena digabungkan untuk semua ruang praktek dokter. Kalau yang lama, terpisah-pisah, masing-masing ruang praktek ada ruang tunggunya, sehingga lebih sempit dan terlihat pasien terlalu berjubel.

Tempat pendaftaran dan ruang inap di atas

Tempat pendaftaran dan ruang inap di atas.

Kafetarianya di dalam ruang kaca pada lantai yang sama dengan ruang tunggu, sangat memudahkan bagi pasien dan pengantar yang ingin jajan. Ruang rawat inapnya di lantai atas pun sudah difungsikan. Bangunan yang lama masih tetap ada, tapi semua kegiatan sudah dipindahkan ke bangunan yang baru. Pintu masuk dari jalan besar dipindah dan alur parkir diubah arah. Biaya berobatnya pun sudah naik lagi rupanya, beda dengan 2 tahun lalu saat aku berobat.

Patung di depan bangunan lama

Patung Ny. Ali Sadikin di halaman tengah bangunan lama

Tahun 2003, pertama kali aku mengunjungi RS Mata Aini setelah 18 tahun menetap di Jakarta dan setelah 30 tahun memakai kacamata. Waktu itu penglihatan melalui mata kiriku mengalami gangguan. Semua obyek hanya terlihat setengah bagian atasnya, sedangkan bagian bawahnya hitam pekat. Rabu sore, 28 Mei 2003 waktu memeriksakan mata ke sana, setelah berganti ke dokter kedua yaitu Dokter Andi, aku langsung diperintahkan untuk opname sore itu juga karena harus dioperasi esok harinya. Kalau tidak, mata kiriku akan buta. Sejak itu aku tahu, bahwa mata kiriku terkena ablasio retina (retinal detachment), jaringan retina mata yang berfungsi menampung bayangan obyek, “lepas” dari dinding dalam bola mata bagian belakang karena “ditarik” oleh cairan vitreous dalam bola mata yang menyusut/mengkerut, yang di beberapa lokasi erat melekat dengan retina. Selaput halus yang terdiri dari syaraf yang tersambung ke syaraf optik di otak menjadi berlubang atau robek. Di tempat yang robek itulah muncul bayangan gelap alias tak tertangkap gambar obyek.

Bola mata

Posisi Retina dalam bola mata (Sumber: Brosur RS Aini).

Setelah sempat tertunda karena kejadian yang tidak terduga kurang dari 2 jam sebelum operasi tanggal 29 Mei, akhirnya aku menjalani operasi pada hari Senin, 1 Juni 2003. Operasi bedah vitrektomi dapat menyelamatkan mataku, meski 1 minggu setelah operasi aku harus tidur menelungkup. Hal ini dilakukan agar gas yang disuntikkan ke dalam bola mata dapat mendorong retina untuk melekat kembali ke tempat semula. Bayangkan balon gas yang menyundul ke langit-langit kamar, kira-kira seperti itulah cara kerjanya.

Berkat keterampilan Dokter Andi Victor, ketekunan para perawat RS Aini, kesabaran keluarga yang menjaga, kawan-kawan kantor Pacific Link serta rekan sesama anggota APJII yang terus memberi semangat, dan tentu saja kehendak Allah SWT, alhamdulillah operasi berhasil sampai penyembuhan pasca operasi. Yang bertambah adalah minusnya menjadi 2 kali lipat dari semula, sehingga minus mata kiri menyalip minus mata kanan.***

About these ads

48 Comments (+add yours?)

  1. simplyndah
    Sep 17, 2010 @ 11:11:49

    bisa kasih bocoran gak ya, biaya2 kalo kontrol mata di aini
    terimakasih

    Reply

    • wprawoto77
      Nov 15, 2010 @ 01:10:35

      Maaf telat merespons, nanti saya sampaikan via email japri saja apa yang diinginkan.

      Reply

      • dian
        Nov 18, 2011 @ 15:23:52

        pak, saya boleh minta bocoran juga untuk biaya kontrol mata di aini.
        terakhir saya kontrol disana tahun 2004. Terima Kasih pak atas bantuannya.

      • wprawoto77
        Nov 19, 2011 @ 19:10:53

        Pak atau Bu Dian (maaf kalau salah),

        Tgl 21 Sept 2011 saya pernah menjawab salah satu pertanyaan yaitu tiap kali datang ada biaya dokternya, saya sudah mengalami 2 kali kenaikan, pertama Rp 80.000 (Juni-Juli 2003), lalu Rp 120.000 (lupa tahunnya), dan terakhir Rp 180.000 (Maret 2010). Kabarnya th 2011 ini sudah naik lagi jadi Rp 225.000 (baca komentar Mas Endra 28/6/11). Dalam waktu dekat saya akan kontrol lagi karena sudah lebih dari 1 tahun saya belum kontrol.

  2. Thonny
    Nov 14, 2010 @ 03:06:45

    Dear..Rs Aini ,sy mo daftar untuk calon donor mata..sy udh coba cari2…tp ada kwn sarankan sy bertanya kemari,tlg sy bgt kiranya di mana alamatnya..sudi kiranya,sy di kirim syarat dan ketentuanya…via email sy,sy benar2 tulus ingin mendaftar…sudah lm sekali niat ini ada.saat ini sy sedang bekerja di luar negeri,saat nanti pulang ketanah air sy ingin langsung mendaftar.terimakasih

    Reply

    • wprawoto77
      Nov 15, 2010 @ 01:13:33

      Mohon maaf, saya bukan RS Mata Aini. Bila ingin kontak ke sana, silahkan saja masuk ke web site yang sudah saya buatkan link-nya dari liputan saya tersebut. Mereka bahkan menyiapkan saluran untuk chatting. Salut untuk kesediaan Bung Thonny untuk mendonor dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  3. esumpelo
    Jan 04, 2011 @ 09:12:53

    Maaf, mohon info mengenai pengecekan mata di RS Aini… ke dokter siapa dan kira2 berapa biayanya…

    Prosedurnya bagaimana?

    trims

    Reply

    • wprawoto77
      Jan 06, 2011 @ 00:41:34

      Silahkan datang saja ke RS Aini, biasanya kalau kita belum mengetahui keluhan mata kita termasuk keluhan apa, maka Resepsionis akan mengarahkan ke dokter mata yang keahliannya masih umum. Setelah diperiksa, barulah kita dirujuk ke spesialis mata yang memiliki sub spealisasi lagi, misalnya ahli retina, ahli syaraf, ahli glaukoma, ahli juling dan seterusnya. Biaya periksa terakhir saya ke sana bulan Maret 2010 adalah Rp 180 ribu.

      Mudah2an membantu Mas/Mbak Esumpelo. Semoga lekas sehat kembali matanya dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  4. Iwan
    Jan 15, 2011 @ 11:35:12

    Kalau untuk operasi katarak, tau gak mas berapa biaya operasinya?

    Reply

    • wprawoto77
      Jan 22, 2011 @ 00:00:04

      Mas Iwan,

      Sayang saya tidak tahu berapa biaya operasi katarak, yang saya tahu selesai operasi ada yang bisa langsung pulang, paling kalau menginap pun cuma 1 malam. Waktu th 2003 saya opname, saya ambil kamar yang isinya 6 tempat tidur supaya rame ada kawan, sebagian dari mereka dioperasi katarak, datang dan pergi silih-berganti. Perkiraan saya di atas lima jutaan rupiah. Silahkan tanyakan langsung saja ke RS Aini.

      Siapa yang mau operasi katarak, anda sendiri atau famili? Mudah2an cepat tertangani dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

      Reply

      • Iwan
        Jan 25, 2011 @ 21:54:26

        Wuah lumayan jg ya harganya

        bukan untuk saya mas, tapi nenek saya

        btw thanks atas informasinya ya mas

  5. endra
    Jun 28, 2011 @ 09:21:44

    Cek kemarin Sabtu, 26 Maret 2011 kena biaya Rp. 225.000,- diluar obat, cek lab Rp. 200rb
    semakin komersil RS. Aini.

    Reply

    • wprawoto77
      Jul 05, 2011 @ 14:24:30

      Setelah direnov lumayan megah, mungkin biaya pengembalian investasi dan biaya operasional pun meningkat. Dan itu… menjadi beban pasien :-(

      Reply

  6. Ocky
    Sep 21, 2011 @ 11:54:40

    Maaf saya mau tanya,
    waktu daftar pertama kali apa ada biaya pendaftarannya? Kalo ada kira kira berapa ya?

    Reply

    • wprawoto77
      Sep 21, 2011 @ 23:12:46

      Seingat saya tidak ada biaya pendaftarannya. Saya pertama kali berobat sekaligus mendaftar tahun 2003. Waktu itu memang langsung operasi. Pada waktu berobat jalan, tiap kali datang ada biaya dokternya, saya sudah mengalami 2 kali kenaikan, pertama Rp 80.000, lalu Rp 120.000, dan terakhir Rp 180.000. Kabarnya th 2011 ini sudah naik lagi jadi Rp 225.000 (baca komentar Mas Endra 28/6/11).

      Reply

  7. arif
    Nov 07, 2011 @ 15:28:36

    assalamualikum…
    maaf dok, mau tanya.
    saya pria umur 50th, saya penderita diabet, saya mengalami gangguan penglihatan, kalau membaca jarak pandang hanya sampai 20 cm, kalau melihat jauh ada kabut (kabur), kalau kena cahaya lampu mobil malam hari tidak bisa melihat karena silaunya.
    saya rencana mau berobat di RS. AINI, sekitar berapa biaya yang kami siapkan untuk mengobati keluhan di atas.
    berapa lama kira-kira proses pengobatan di RS. AINI untuk keluhan spt di atas?
    posisi kami di propinsi bengkulu)
    sebelumnya terima kasih untuk jawabannya, dok.
    mohon dibantu.
    wassalamualikum wr wb.

    Reply

    • wprawoto77
      Nov 07, 2011 @ 18:07:06

      Wa’alaikum salam, Pak Arif di Bengkulu.
      Mohon maaf Pak, saya bukan dokter, saya adalah salah satu pasien di RS Aini Jakarta. Saya tidak berkompeten menjawab keluhan Bapak. Apa yang saya tahu adalah diabetes memang bisa menjadi salah satu penyebab retinal detachment (ablatio retinophaty) jenisnya diabetic retinopathy, dan bisa menyebabkan hilangnya penglihatan total bila tidak segera ditangani. Penyebab lainnya adalah mengangkat beban yang terlalu berat atau bertahun-tahun menggunakan kacamata minus.

      Kalau belum terlalu berat, masih bisa diobati dengan dilaser, tapi kalau sudah terlalu berat, seperti yang saya alami, harus melalui operasi. Silahkan Bapak cek langsung ke RS Aini, dapat melalui web sitenya terlebih dahulu di http://www.rsmataaini.co.id, mudah-mudahan segera ditemukan jawabannya. Wass.

      Reply

  8. Puthut Eko Pramono - Bengkulu
    Sep 27, 2012 @ 14:46:59

    Assalamu’alaikum pak. mohon info. anak saya usia 17 tahun keluhan mata minus 2 mata kiri dan minus 3 mata kanan. Saya pernah dengar ada tindakan operasi apa laser gitu untuk memperbaiki mata agar bisa normal dan tak perlu pakai kacamata. apa di Aini ada tindakan dimaksud dan kalau ada apa nama tindakannya,berapa lama penyembuhan dan biaya yang diperlukan. Maklum kami dari daerah harus izin pimpinan dan anak saya juga harus izin sekolah. Tks. wassalam

    Reply

    • wprawoto77
      Oct 04, 2012 @ 17:17:01

      Wa’alaikum salam Pak Puthut di Bengkulu,
      Setahu saya di RS Aini belum ada fasilitas Lasic atau Lasik, operasi untuk menghilangkan minus pada mata terang-dekat. Silahkan browse juga ke web site http://www.rsmataaini.co.id untuk mencek ulang. Di Jakarta ada beberapa tempat yang melaksanakan operasi lasik, coba saja cari di google dengan kata ‘fasilitas lasik di jakarta’. Saya pernah dengar biayanya berkisar 11-15 juta per mata. Biasanya kondisi mata diperiksa dulu, seperti minusnya, silindrisnya dll sebelum diputuskan bisa dilasik atau tidak. Kalau tidak salah operasinya tidak lama, bisa langsung pulang tidak perlu menginap.

      Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf ya, Pak, kalau jawaban saya tidak memuaskan. Terima kasih sudah mengunjungi blog saya. Wassalam.

      Reply

  9. deta
    Oct 04, 2012 @ 23:30:28

    hi…pak prawoto.salam kenal:-)
    saya mau tanya gmn perkembangan matany skrg?soalny suami saya baru saja selesai operasi pengangkatan silicon krn ablasi jg. tp suami operasi d rs mata d daerah cikini. after pengangkatan hasilny blm trlalu baik.jd pgn share apa memang tidak 100% balik walaupun sdh operasi? trims banyak…:-)

    Reply

    • wprawoto77
      Oct 16, 2012 @ 17:27:29

      Ibu Deta yang baik,
      salam kenal juga. Mohon maaf baru sempat saya balas. Operasi yang dilakukan pada mata saya adalah karena lepasnya retina (retinal detachment) pada mata kiri, berlangsung awal Juni 2003. Pada waktu itu, mata kiri yang semula -2,75 langsung lipat dua jadi -5,50, nyalip minus mata kanan yang tetap -3,00. Alhasil kanan dan kiri terlalu jauh selisih minusnya, terlihat dari kacamata yang saya pakai. Tapi operasi itu dapat saya sebut berhasil, meskipun setelah 3 tahun, 2006, perlu dilaser untuk memperkuat kembali. Saat saya menulis jawaban ini, saya belum kontrol lagi ke dokter mata, berarti sudah 2,5 tahun. Saya masih tetap beraktivitas seperti biasa: kerja dan olahraga tenis 2x seminggu.

      Oya, sudah berapa lama ya operasi suami Ibu dijalani? Saya dulu harus istirahat sebulan setelah operasi. Di awal2 pulang ke rumah, penglihatan saya masih dobel/ganda. Ada 2 bayangan obyek yang selalu terlihat. Sedikit demi sedikit barulah kedua bayangan tsb menyatu dan saya bisa melihat dengan normal kembali. Sebulan saya hanya di rumah saja dengan mata kiri pakai protektor seperti bajak laut. Hanya kontrol seminggu sekali ke dokter.

      Demikian jawaban saya, mungkin tidak memuaskan. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

      • deta
        Oct 30, 2012 @ 18:00:55

        trims atas jawabanny pak prawoto…agak kaget jg trnyata nanti harus ada laser lg saya pikir selesai angkat silicon ga ada lanjutan lg :-( suami lepas retina bln maret 2012 lalu dioperasi tanam silicon oil . after 6bln september ,20 2012 silicon diangkat bersamaan dgn operasi katarak sekunder(side effect dr ablasi n tanam silicon).kmrn baru kontrol minus n silinder masih g stabil. agak panik krn tiba lebih buram dr wktu pakai silicon:-( thx buat sharingny ya pak prawoto

      • david r
        Dec 07, 2012 @ 15:23:52

        Pak Prawoto,
        Terima kasih atas sharing-nya. Perkenal-kan saya david , suami-nya deta.
        Sampai saat ini penajaman penglihatan mata kiri saya belum maksimal (bisa melihat jarak dekat 2 meter-an & tidak bisa membaca/ melihat tulisan yg kecil2 karena ada semacam kabut putih).
        Kalau Pak prawoto, waktu recovery apakah penglihatan ada semacam kabut putih?

        Trima kasih.

      • wprawoto77
        Dec 11, 2012 @ 23:57:01

        Pak David,
        sekalian jawaban ini untuk Bu Deta yang sudah membalas komentar tgl 30/10/12 tapi belum saya tanggapi lagi. Mungkin setiap orang berbeda dan keluhan serta tindakan operasi yang dialami Pak David pun tidak persis sama dengan yang saya alami. Saya tidak pakai silikon dan recover dalam waktu 1 bulan dengan istirahat penuh di rumah, sedangkan Pak David sudah 8 bulan lebih (termasuk 2 bulan setelah silikon diangkat) belum merasa maksimal hasil operasinya. Kalau yang saya alami, waktu recovery tidak ada kabut putih melainkan semua obyek yang saya lihat berbayang 2 atau ganda. Setiap hari saya catat apa yang saya alami, sampai akhirnya kedua bayangan tadi menyatu dan saya dapat melihat dengan normal kembali. Tapi ya jangan kecewa, normalnya setelah operasi ya itu tadi, minusnya bertambah 2 kali lipat.

        Coba mata Pak David diperiksakan kembali, siapa tahu penghalang yang seperti kabut putih itu katarak yang mulai muncul lagi. Katarak itu kalau tidak salah memang akan muncul seiring dengan usia yang bertambah. Namun teknologi pengangkatannya sudah makin canggih sehingga operasinya tidak makan waktu lama dan tidak perlu opname.

        Jangan lupa tetap bersabar dan berdoa, atau bila perlu cari opini kedua dengan memeriksakannya ke dokter dan RS lain. Itu yang dapat saya bagi ke Pak David dan Ibu Deta, entah berguna entah tidak. Sekali lagi terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

  10. Yusuf Sunaryo
    Nov 19, 2012 @ 08:29:41

    Ass Wr Wb
    mohon bagi pengalaman Pak
    umur saya 44, gula darah, kolesterol n asam urat masih bagus
    mata kiri sy -4,75 minus mata kanan yang tetap -0,75. operasi apa yang cocok untuk mata saya , lasik masih bisakah.matur Nuwun

    Reply

    • wprawoto77
      Dec 11, 2012 @ 23:37:26

      Pak Yusuf Sunaryo,
      mohon maaf baru balas sekarang. Kenapa perbedaan minus kiri dan kanannya begitu mencolok? Biasanya kalau pun berbeda tidaklah terlalu jauh, karena pertambahan minus umumnya ber-sama2 kiri dan kanan. Kalau yang saya alami perbedaan mencolok tsb terjadi setelah operasi retina, mata kiri bertambah minusnya 2 kali lipat menjadi -5,50 dan mata kanan tetap -3.00, dilewati oleh minus mata kiri yang sebelum operasi -2,75.

      Saya tidak berkompeten untuk menjawab operasi apa yang cocok. Saran saya, selama tidak ada keluhan selain mata yang minus tsb, tidak perlu operasi apa2. Kecuali sudah risih dan tidak nyaman menggunakan kacamata, bolehlah dijajaki operasi lasik. Setahu saya, tetap kondisi mata diperiksa dulu, apakah memenuhi syarat atau tidak untuk dioperasi lasik. Tidak semua mata minus dapat dioperasi lasik.

      Demikian yang bisa saya bagi dengan Pak Yusuf, mudah2an ada gunanya. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  11. chin-chin
    Mar 22, 2013 @ 08:47:23

    Mohon info dong,mamaku diabet dan mata sebelah kirinya sama sekali sudah gelap ( alias buta total ) karna retinanya sudah lepas kira2 kalo di rs aini masih ada solusi ga ya?

    Reply

    • wprawoto77
      Mar 26, 2013 @ 16:50:25

      Dear Mbak Chin-chin,
      saya ikut prihatin dengan kondisi mata kiri mamanya. Saya bukan ahli dan bukan pula humas RS Aini. Saya hanya salah seorang pasien RS tsb. Mbak Chin-chin tidak cerita sejak kapan sudah gelap total, karena kalau belum lama terjadinya, siapa tahu masih bisa tertolong. Coba saja menghubungi RS Aini melalui web sitenya di http://www.rsmataaini.co.id, ada call centernya, ada contact formnya. Namanya juga kita berusaha.
      Semoga info ini bermanfaat, mohon maaf kalau tidak memuaskan. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  12. elis
    Apr 09, 2013 @ 16:40:27

    Ass,pak apkh stlh dioperasi hitam pekat yg ada dbwh mata penglihatan bpk mnjdi hilang n normal kmbali?retina saya retak n sudah dlaser tp floatersnya msh mengganggu,mohon info obat yg bs menghilangkn atw menyamarkn floater?trmksh

    Reply

    • wprawoto77
      Apr 21, 2013 @ 18:18:30

      Bu Elis,
      setelah operasi, hitam separoh di bagian bawah penglihatan saya menjadi hilang, hanya butuh waktu untuk membuat penglihatan yang masih ganda (dobel) menjadi tunggal. Floatersnya juga hilang. Obat tetes tetap diberikan sampai beberapa bulan, saya harus melihat catatannya. Umumnya produksi Cendo Bandung. Saran saya, untuk obat tetes, tetap atas resep dokter, sehingga Bu Elis tetap perlu periksakan ke dokter ahli retina mata.

      Demikian tanggapan saya, mohon maaf kalau kurang memuaskan, terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  13. Sony
    Apr 12, 2013 @ 03:20:45

    Slm kenal p prawoto, saya juga mengalami ablatio retina sudah operasi februari 2002 di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Kebetulan baru pindah ke Jakarta dan cari RS yg bagus untuk Mata. Mungkin nanti akan saya coba melanjutkan kontrol ke RS AINI. Boleh sharing bagaimana skr kondisi penglihatannya? kalau saya bisa dibilang msh 100% tdk ada yg gelap, tapi hanya ada seperti sarang laba-laba saja sekarang. TQ.

    Reply

    • wprawoto77
      Apr 21, 2013 @ 18:34:27

      Pak Sony,
      Salam kenal juga dari saya. Syukurlah operasi anda tahun 2002 itu berhasil baik ya? Kondisi penglihatan saya baik2 saja, hanya karena sudah lebih dari 3 tahun tidak kontrol, kelihatannya minusnya naik atau kataraknya yang makin tebal, sebab jarak pandang saya makin dekat. Waktu periksa terakhir dokter saya bilang sudah ada katarak tapi masih tipis, tidak apa-apa katanya.

      Kalau mulai muncul lagi sarang laba-laba, itulah yang disebut floaters, selain itu perhatikan apakah juga terlihat titik hitam yang melintas kesana-kemari? Sebaiknya secepatnya saja periksakan ke dokter, siapa tahu retinanya sudah mulai terganggu lagi. Sebagai perbandingan, saya dioperasi awal Juni 2003, tahun 2006 sudah harus dilaser lagi karena sudah ada tanda-tanda retinanya mulai terganggu.

      Demikian jawaban saya, mudah-mudahan tidak mengecewakan. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  14. elis
    Apr 24, 2013 @ 11:20:10

    Terimakasih atas jwbnnya pa.saya jg mohon info dokter spesialis retina yg memang dapat dpercaya untuk menangani keluhan mata saya ini?trmksh untuk sedianya mnjwb prtnyaan saya.

    Reply

    • wprawoto77
      May 02, 2013 @ 08:06:59

      Bu Elis,
      Saya selama ini ditangani oleh Dokter Andi A. Victor, ahli retina di RS Mata Aini Jakarta, saya tulis juga dalam liputan saya di blog. Beliau yang mengoperasi dan mengontrol kondisi mata saya sampai terakhir saya periksa Maret 2010. Di RS Mata Aini tersedia lebih dari satu dokter ahli retina.

      Reply

  15. Inayah
    Jun 07, 2013 @ 14:52:01

    Saya br saja operasi retinal detachment,wkt itu brp lama mata bapak kmbl normal?mksdny warna bola mata kmbl putih,tdk bengkak,dsb?saya dah 3 hari tp msh terlht menyeramkan..

    Reply

    • wprawoto77
      Jun 09, 2013 @ 11:57:18

      Bu Inayah (maaf kalau salah penyebutan karena anda tidak menyebutkan nama),

      saya tidak tahu persis warna dan bentuk bola mata saya selesai operasi karena ditutup oleh perban dan protektor. Apakah tidak putih, apakah bengkak, terus terang saya tidak tahu. Soal kembali normal, saya pernah menjawab ke Bu Dita tgl 16/10/12 bahwa saya dulu harus istirahat sebulan setelah operasi. Di awal2 pulang ke rumah, penglihatan saya masih dobel/ganda. Ada 2 bayangan obyek yang selalu terlihat. Sedikit demi sedikit barulah kedua bayangan tsb menyatu dan saya bisa melihat dengan normal kembali. Sebulan saya hanya di rumah saja dengan mata kiri pakai protektor seperti bajak laut. Hanya kontrol seminggu sekali ke dokter. Jadi kalau baru 3 hari bisa jadi memang belum terlihat perubahan apa2. Sabar saja.

      Demikian jawaban saya, kalau kurang memuaskan saya mohon maaf, terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  16. Inayah
    Jun 10, 2013 @ 22:01:43

    Terima kasih atas infony pak,mdh2n saya bsa bersabar dlm masa penyembuhan ini,karena rasany dah 5hr tp saya blm ada perubahan dlm penglihatan..untk selanjutny apakah harus kontrol secara berkala?

    Reply

    • wprawoto77
      Jun 21, 2013 @ 16:16:20

      Dalam jawaban saya sudah saya sebutkan bahwa saya kontrol seminggu sekali pada masa awal setelah operasi. Setelah itu makin renggang sampai hanya 6 bulan sekali dan terakhir setahun sekali. Maret 2010 itu saya terakhir kontrol, setelah itu sampai saat saya tulis jawaban ini, saya belum sempat untuk kontrol kembali, sudah 3 tahun lebih.

      Reply

  17. Dian Bundanya Azri
    Jul 04, 2013 @ 15:42:23

    Pak, mau tanya. Di RS Aini, sekarang biaya general check up nya berapa ya? Apakah penipisan retina & floaters pada mata bisa disembuhkan disini? Biaya operasinya kira2 berapa rupiah pak? Sebelumnya terima kasih banyak pak.

    Reply

    • wprawoto77
      Jul 16, 2013 @ 05:38:23

      Bunda Dian,

      mohon maaf baru sempat dijawab sekarang. Biaya general check up di RS Aini saya tidak tahu berapa sekarang. Kalau biaya berobat rutin ke dokter, terakhir yang memberi info lewat blog ini Rp 225.000.

      Penipisan retina dan floaters Insya Allah bisa disembuhkan di sini. Apa yang saya alami dan saya tulis di blog ini adalah masalah retina ‘lepas’ di mata kiri saya dan alhamdulillah bisa disembuhkan melalui operasi dan perawatan. Tapi biaya operasinya saya tidak tahu dan belum pernah menanyakannya. Ada baiknya langsung saja lihat web site RS Aini di http://www.rsmataaini.co.id dan bisa ditanyakan lewat saluran yang disediakan.

      Demikian yang dapat saya tanggapi, kalau tidak memuaskan saya mohon maaf. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  18. ratna
    Jul 31, 2013 @ 12:21:28

    pak andi, kebetulan bbrp ciri2 yg disebutkan mengenai penyakit bpk hampir mirip dgn saya. tp sebelumnya mata saya mmg terdiagnosa terkena tokso dan bbrp bulan ini muncul bintik2 hitam di penglihatan saya. dr hasil foto fundus menurut dokter yg memeriksa di RS aini,ada peradangan tp tdk dijelaskan maksd dan penyebabnya karna apa. karna sdh 2x diperiksa dan tdk menunjukkan hasilnya dan saya hnya diberikan vitamin mata dan anti radang.
    jd saya bermaksud utk berganti dokter. Mnurut bapak apakah dr andi ini mmg ahli dibidangnya karna saya tdk mau menyia2 kan uang yg terbuang percuma tanpa ada hasil dan dikhawatirkan semakin lama akan semakin parah..
    sblmnya bpk tahu mengenai dokter ini dr mana..
    mohon segera jawabannya pak karna saya sdg bgg utk mencari reff dokter yg mmg benar2 bagus.
    terima kasih

    Reply

    • wprawoto77
      Aug 06, 2013 @ 17:09:58

      Ibu Ratna,

      mohon maaf yang Ibu sapa dengan Pak Andi itu siapa? Kalau ditujukan ke saya, nama saya Wahyoe Prawoto. Dokter saya yang namanya Andi, lengkapnya Andi Arus Viktor. Kalau gejala retina lepas yang saya alami, bukan bintik2 hitam yang muncul, melainkan hanya 1 bintik hitam yang bergerak ke sana ke mari.

      Dokter Andi adalah salah satu dokter mata dengan spesialisasi retina, dan menurut saya beliau memang ahli di bidangnya. Di RS Aini ada dokter ahli retina lainnya, namun sejak awal saya memang diarahkan oleh dokter mata yang memeriksa saya ke dokter Andi, karena pada hari saya periksa itu, dokter ahli retina yang sedang praktek adalah dokter Andi. Mekanisme pemeriksaan di RS Aini memang demikian, pasien diperiksa dahulu oleh dokter mata (yang umum), untuk kemudian dirujuk ke dokter ahli yang terkait dengan sakitnya (apakah retina, syaraf, glaukoma, juling, atau lainnya).

      Demikian yang dapat saya jawab, mohon maaf kalau tidak memuaskan. Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Reply

  19. ery
    Feb 08, 2014 @ 16:52:46

    maaf dok… sy ery mata sy besar sebelah yg bagian kiri. sya sudah pernah periksa ke RS.haji jakarta, suruh di sitiscan mungkin ada kelainan ginjal. gmna saran dokter? kira2 biayanya berapa ya dok?

    Reply

    • wprawoto77
      Feb 11, 2014 @ 13:39:25

      Bapak atau Ibu, Mas atau Mbak Ery (mohon maaf kalau saya salah sebut panggilannya),

      saya sudah pernah jelaskan bahwa saya bukan dokter, saya ini pasien RS Mata Aini Jkt. Saya pun tidak dapat membantu membagi pengalaman saya soal keluhan yang disampaikan, karena saya mengalami hal yang berbeda yaitu lepasnya retina. Bagaimana kalau langsung saja kontak ke RS Mata Aini, bisa lewat web site mereka di http://www.rsmataaini.co.id atau telepon ke 021-5256228.

      Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih telah berkunjung ke web blog saya.

      Reply

  20. lia permata sari
    Feb 12, 2014 @ 10:07:02

    Sya lia pak’ slam kenal,,, Ma’af pak sebelum ya, bpak perna mlihat pasien di rs aini yg mengalami mata ya normal tapi penglihatan nya gelap total pak’ gara2 minum oplosan itu pak??? Mksih pak atas info ya

    Reply

    • wprawoto77
      Feb 15, 2014 @ 08:53:01

      Mbak Lia,

      mohon maaf saya belum pernah lihat yang seperti itu. Ada apa rupanya? Penglihatan gelap itu umumnya karena retina mata yang fungsinya seperti kertas selulosa pada kamera zaman dulu (pakai film), tidak menangkap gambar apa2. Bisa karena retinanya rusak (seperti mata kiri saya sebelum dioperasitahun 2003 yang lalu), atau karena fungsi syarafnya yang terganggu. Bisa jadi karena minum oplosan tsb, fungsi syarafnya terganggu.

      Demikian sekedar yang dapat saya jawab, maaf kalau tidak memuaskan, namun terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Bagaimana bisa sampai mampir ke blog saya ini?

      Reply

  21. rosita
    Nov 21, 2014 @ 09:01:23

    gimana mau on line chat saya mau nanya2

    Reply

    • wprawoto77
      Nov 27, 2014 @ 18:06:19

      Ibu/Mbak Meme Rosita,

      mohon maaf saya tidak dapat membantu apa2 kalau soal itu. Online Support RS Aini yang tampil di web site mereka saya lihat memang tertulis Not Online. Bagaimana kalau Ibu/Mbak gunakan menu Contact Us, mudah2an ada yang menjawab.

      Terima kasih sudah mampir ke blog saya, mohon maaf kalau saya tidak dapat memenuhi keinginan Ibu/Mbak.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 962 other followers

%d bloggers like this: